Postingan

"Siapa musuh rakyat papua"

  Oleh : kang pilamo Rakyat Papua hari ini sudah sadar bahwa  negara Indonesia adalah wujud nyata musuh rakyat papua, kolonialisme indonesia  di west Papua, dibungkus dari berbagai paketan kebijakan negara dari UU Otonomi Khusus (OTSUS) No 21 tahun 2001, hingga Perlajutaan UU Otonomi Khusus (OTSUS) tahun 2021 dan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) dll. Menjadi salah satu  agenda utama negara kolonial dan Borjuis lokal hari ini, adalah mesin pembunuh secara sistematis dan terstruktur. Kita tau bahwa Kolonialisme atau Penjajahan adalah suatu sistem di mana suatu negara menguasai rakyat dan mengeksploitasi sumber daya alam. Indonesia mempraktekan watak  kolonialisme yang sesungguhnya di west Papua, pengisapan, represif militer, pembungkaman, penangkapan sewenang-wenang, pemenjaraan, hingga penghilangan paksa ini adalah watak kolonialisme atau penjajahan yang sesungguhnya. Pola pikir penguasa kolonial Indonesia adalah rasialis, diskriminasi,dan merendahkan martabat...

"TANAH ADALAH SYARAT UNTUK HIDUP"

Oleh : pilamo Kamis malam pukul 19:00, di tengah keramaian warga kota jakarta yang tak ada hentinya, seperti manusia yang tidak mengenal waktu tiada pagi dan malam.  Kita selalu di pertontonkan, lewat TV media online dan cetak, jakarta adalah pusat kota metropolitan yang sangat maju, bangunan yang sangat mengah dan indah, Konon katanya segala sesuatu serba murah dari makan minum sampai berak. Aman tentram, sejahtera, tiada perampokan, tiada kemiskinan, tiada agresif militer, tiada penggusuran. Lihatlah di TV Jakarta itu balik_baik saja kan?  Ialah tempat berpesta artis tukan bubur naik haji sampai koruptor dan politikus naik pensulap (abrakakkk...dabrakkkk) jadi.....jadi??? Tau kah kamu? Apa yang terjadi pada warga Pancoran Jakarta Selatan, pada tanggal 27 Maret 2021, hingga pada malam ini saya menulis coretan ini 14 April 2022, Tanah mereka telah dirampok oleh negara bertopeng setan tanah, Tempat tinggal/rumah mereka di hancurkan, mereka digusur paksa oleh gerombolan anjing b...

KWEI KOBA WAE ....NINGGA NAYON

 Oleh: pilamo Setiap perjalanan menyimpan banyak kisah. Aku disyaratkan untuk Terus Maju, melangkah Selagi masih bernafas, tiada Batas dan pengistirahatan dalam Perjalananku. Batasan dan Pengistirahatanku ialah sampai akhir di lubang kuburku. jika nanti kalian dengar berita atau cerita tentangku, entah itu baik atau berita buruk terjadi terhadapku, janganlah bersedih sebeb sedikitpun saya tidak menyesali atas pilihanku, yang terpenting  ialah sampaikan semangat perjuangan yang saya lakukan ini kepada keluarga  kita dikampung  terutama adik-adik, bahwa apa yang saya lakukan adalah benar, dan sudah waktunya harus dilakukan sekarang. Pesanku untukmu kawanku.....Teruslah menjadi pelopor revolusioner, karna hidup kita diberi dua pilihan DIAM ditindas atau BANGKIT MELAWAN. LORONG GELAP : (22:10)

Indonesia di bawah rezim Neoliberalisme.

 Oleh: ~ kang pilamo Sebelumnya, kita harus tau apa itu neoliberalisme dan menelusuri jejak skspansi neoliberalisme diindonesia. Neoliberalisme adalah ideologi atau paham yang menekankan pada nilai persaingan pasar bebas atau perdagangan bebas. Neoliberalisme mengacu pada filosofi ekonomi-politik akhir abad keduapuluhan. Neoliberalisme menunjukkan eksistensinya pada tahun 1940-an hingga 1950-an dalam studi integrasi fungsional dan studi integrasi regional pada tahun 1960-an. Neoliberalisme merupakan redefinisi dan kelanjutan dari liberalisme klasik yang dipengaruhi oleh teori perekonomian neoklasik yang mengurangi atau menolak penghambatan oleh pemerintah dalam ekonomi domestik. Kira-kira kesimpulannya yang diambil oleh teoritikus Globalisasi “NEOLIBERALISME MERUPAKAN JALAN KELUAR SISTEM EKONIMI-POLITIK LIBERAL” yang hasilnya adalah krisis, monopoli, perambasan, dan ekses-ekses juga. Jejak akspansi neoliberalisme diindonesia, kita harus menungusutnya sejak Orde Baru ber...

"Dasar laut yang sunyi"

Saat Ini aku berada di perut Laut, menunggu cahaya datang.  Terlalu Banyak kegelapan. Kegelapan  kerena kau tak tahu aku berada di sini.  Di dasar yang sunyi, diam, dan tanpa suara.  Aku tau di lautan ini, aku kembli menjadi saksi sejarah yang kelam. Kini Cahaya pun perlahan menghilang bersama Nyanian sunyi arnol ap.   Para pendahulu: membisikan Jangan takut Pada gelap, karena gelap adalah bagian dari hidup Kita. Tapi Jangan pernah tenggelam Pada kekelaman.  Karena kelam adalah lambang kepahitan, keputusasaan, dan rasa sia-sia.  Hari ini patah satu, besok tumbuh seribu. Semangat juangmu abadi dalam sanubari kami.  "Kang.pilamo"

Angkata 13 Dilautan Api

 Cerita dimulai pada tahun 2013, di kota lautan api bandung jawa barat.   Arnol Meaga: saya menggenalnya lebih dekat, semasa kami kuliah, Pribadinya lembut dan murah senyum. Ketika disapa lebih dekat lagi, dia adalah pribadi yang hangat dan humoris, selalu tampil dengan penampilannya serdehana.  Di satu sisi, dia adalah sosok yang saya kagumi dalam anggkat kami, pada saat kami kuliah di lautan api bandung jawa barat, saya sering menyapanya dengan panggilan pak guru, dia adalah sosok kawan yang cerdas, dia  adalah seorang kutu buku, kami sering mengejeknya,  "sobat jangan ko terlalu banyak membaca lihat ko kepala su mau botak tu, " seperti biasa dia hanya membalas ejekan kami dengan senyum nakalnya.  Arnol Meaga, dia adalah sosok kawan yang cerdas, selalu terbuka  memberikan pandangan baru dalam diskusi-diskusi kami, dia selalu memberikan kesimpulan dengan analisisya yang realistis. Dia juga sosok pribadi yang tegas dan beprinsip, tidak mudah perkomprom...