Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

"Siapa musuh rakyat papua"

  Oleh : kang pilamo Rakyat Papua hari ini sudah sadar bahwa  negara Indonesia adalah wujud nyata musuh rakyat papua, kolonialisme indonesia  di west Papua, dibungkus dari berbagai paketan kebijakan negara dari UU Otonomi Khusus (OTSUS) No 21 tahun 2001, hingga Perlajutaan UU Otonomi Khusus (OTSUS) tahun 2021 dan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) dll. Menjadi salah satu  agenda utama negara kolonial dan Borjuis lokal hari ini, adalah mesin pembunuh secara sistematis dan terstruktur. Kita tau bahwa Kolonialisme atau Penjajahan adalah suatu sistem di mana suatu negara menguasai rakyat dan mengeksploitasi sumber daya alam. Indonesia mempraktekan watak  kolonialisme yang sesungguhnya di west Papua, pengisapan, represif militer, pembungkaman, penangkapan sewenang-wenang, pemenjaraan, hingga penghilangan paksa ini adalah watak kolonialisme atau penjajahan yang sesungguhnya. Pola pikir penguasa kolonial Indonesia adalah rasialis, diskriminasi,dan merendahkan martabat...

"TANAH ADALAH SYARAT UNTUK HIDUP"

Oleh : pilamo Kamis malam pukul 19:00, di tengah keramaian warga kota jakarta yang tak ada hentinya, seperti manusia yang tidak mengenal waktu tiada pagi dan malam.  Kita selalu di pertontonkan, lewat TV media online dan cetak, jakarta adalah pusat kota metropolitan yang sangat maju, bangunan yang sangat mengah dan indah, Konon katanya segala sesuatu serba murah dari makan minum sampai berak. Aman tentram, sejahtera, tiada perampokan, tiada kemiskinan, tiada agresif militer, tiada penggusuran. Lihatlah di TV Jakarta itu balik_baik saja kan?  Ialah tempat berpesta artis tukan bubur naik haji sampai koruptor dan politikus naik pensulap (abrakakkk...dabrakkkk) jadi.....jadi??? Tau kah kamu? Apa yang terjadi pada warga Pancoran Jakarta Selatan, pada tanggal 27 Maret 2021, hingga pada malam ini saya menulis coretan ini 14 April 2022, Tanah mereka telah dirampok oleh negara bertopeng setan tanah, Tempat tinggal/rumah mereka di hancurkan, mereka digusur paksa oleh gerombolan anjing b...

KWEI KOBA WAE ....NINGGA NAYON

 Oleh: pilamo Setiap perjalanan menyimpan banyak kisah. Aku disyaratkan untuk Terus Maju, melangkah Selagi masih bernafas, tiada Batas dan pengistirahatan dalam Perjalananku. Batasan dan Pengistirahatanku ialah sampai akhir di lubang kuburku. jika nanti kalian dengar berita atau cerita tentangku, entah itu baik atau berita buruk terjadi terhadapku, janganlah bersedih sebeb sedikitpun saya tidak menyesali atas pilihanku, yang terpenting  ialah sampaikan semangat perjuangan yang saya lakukan ini kepada keluarga  kita dikampung  terutama adik-adik, bahwa apa yang saya lakukan adalah benar, dan sudah waktunya harus dilakukan sekarang. Pesanku untukmu kawanku.....Teruslah menjadi pelopor revolusioner, karna hidup kita diberi dua pilihan DIAM ditindas atau BANGKIT MELAWAN. LORONG GELAP : (22:10)