"Dasar laut yang sunyi"
Saat Ini aku berada di perut Laut, menunggu cahaya datang.
Terlalu Banyak kegelapan.
Kegelapan kerena kau tak tahu aku berada di sini.
Di dasar yang sunyi, diam, dan tanpa suara.
Aku tau di lautan ini, aku kembli menjadi saksi sejarah yang kelam.
Kini Cahaya pun perlahan menghilang bersama Nyanian sunyi arnol ap.
Para pendahulu: membisikan Jangan takut Pada gelap, karena gelap adalah bagian dari hidup Kita.
Tapi Jangan pernah tenggelam Pada kekelaman.
Karena kelam adalah lambang kepahitan, keputusasaan, dan rasa sia-sia.
Hari ini patah satu, besok tumbuh seribu.
Semangat juangmu abadi dalam sanubari kami.
"Kang.pilamo"
Komentar
Posting Komentar